Popular Post

Posted by : sigit xp Selasa, 13 Desember 2011

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya makalah ini dapat saya selesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini saya beri judul “Keterbatasan Kemampuan Manusia”. Saya berharap dengan disusunnya makalah ini dapat membantu masyarakat mengetahui dan memahami pengertian tentang Keterbatasan Kemampuan Manusia. Saya menyadari makalah ini jauh dari kata sempurna, karena itu kritik dan saran yang membangun saya harapkan. 

PENDAHULUAN
Manusia adalah makhluk yang dilahirkan paling sempurna. Manusia memiliki kemampuan kognitif untuk memproses informasi yang diperoleh dari lingkungan di sekelilingnya melalui indera yang dimilikinya, membuat persepsi terhadap apa-apa yang dilihat atau dirabanya, serta berfikir untuk memutuskan aksi apa yang hendak dilakukan untuk mengatasi keadaan yang dihadapinya. Hal-hal yang dapat mempengaruhi kemampuan kognitif pada manusia meliputi tingkat intelejensi,kondisi fisik, serta kecepatan sistem pemrosesan informasi pada manusia. Bila kecepatan sistem pemrosesan informasi terganggu, maka akan berpengaruh pada reaksi manusia dalam mengatasi berbagai kondisi yang dihadapi.

MATERI
 
http://www.ziddu.com/download/17806168/ERGONOMIKESEHATAN.ppt.html atau
http://www.mediafire.com/?6u09vxt2xro0fe4

PEMBAHASAN
Keterbatasan kognitif terjadi apabila terdapat masalah atau gangguan pada kemampuan kognitif. Masalah yang dialami bisa terjadi sejak lahir, atau terjadi perubahan pada tubuh manusia seperti terluka, terserang penyakit, mengalami kecelakaan yang dapat menyebabkan kerusakan salah satu indera, fisik atau juga mental. Akibat dari adanya keterbatasan kognitif ini, manusia menjadi tidak mampu untuk memproses informasi dengan sempurna. Dengan ketidaksempurnaan ini maka manusia yang memiliki keterbatasan kognitif mengalami masalah dalam meraba, mempelajari atau berfikir untuk bereaksi terhadap keadaan yang dihadapinya.
Persepsi dalam arti sempit melibatkan pengalaman kita tapi secara psikis pengertian itu tidaklah tepat. Tetapi lebih tepatnya persepsi merupakan proses yang menggabungkan dan mengorganisir data-data indera kita ( penginderaan) untuk dikembangkan sedemikian rupa sehingga kita dapat menyadari di sekeliling kita, termasuk sadar dengan diri kita sendiri. Dan didalam mempersepsi keadaan sekitar maka kita harus melibatkan indra kita maka akan lahir sebuah argumen yang berasal dari informasi yang dikumpulkan dan diterima oleh alat reseptor sensorik kita sehingga kita dapat menggabungkan atau mengelompokkan data yang telah kita terima sebelumnya melalui pengalaman awal kita.
Banjir adalah tamu rutinan yang sering bertamu ke rumah kita di setiap musim hujan datang. Adakah yang mengetahui penyebabnya???. Tahukah anda, salah satu penyebab terjadinya bencana ini sebagian besar akibat ulah tangan kita sendiri. Selain kebiasaan yang saudah melekat dalam diri kita seperti buang sampah sembarangan, malas membersihkan lingkungan dan lain-lain. Dan yang kita tidak sadari adalan pembangunan tempat tinggal kita!. Pasti anda bertanya-tanya kenapa salah satu penyebabnya adalan tempat tinggal kita????.
Coba kita perhatikan sejenak pertumbuhan pembangunan yang ada di sekitar kita. Rumah, Jalan, Gedung dan lain-lain banyak yang mengorbankan luas aliran kali atau sungai. Makin lama sungai kita makin sempit karena pelebaran jalan, pembangunan rumah di bantaran kali, pembangunan gedung yang tidak memperhatikan penghijauan dan titambah lagi dengan sampah, limbah yang setiap harinya bukan berkurang tapi malah bertambah yang terdapat di aliran kali atau sungai yang dimana pelakunya adalah kita sendiri. Pantaslah di setiap musim hujan datang kita selalu bertamu dengan banjir, penyakit dan lain-lain akibat dai ulah kita. Coba kita berfikir, aliran kali atau sungai yang ada makin lama makin sempit, sedangkan jumlah debit air yang dia tamping masih tetap sama, kalau di persempit otomatis kali atau sungai tersebut  tidak bisa menampung dan akhirnya air yang seharusnya mengalir di aliran kali atau sungau tersebut mengalir di pemukiman rumah kita.
Dari peristiwa ini kita sudah tidak adil terhadap aliran kali atau sungai. Kita menghancurkan tempat tinggal ikan-ikan kecil dan mahluk lainnya yang seharusnya bisa tinggal di aliran kali atau sungai tersebut karena sudar kotor dan bau akibat limbah dan sampah yang terus ada di setiap harinya.
Hal yang bisa kita lakukan sekarang adalah menperbaiki nilai guna dari saluran air yang telah kita rebut fungsi dan kegunaan demi untuk terpuaskan kepentingan kita semata. Mulai untuk tidak mencemari sungai dan kali dengan tidakmembuang sampah dan limbah yang bisa membahakan diri kita, alam maupum mahluk lain yang hidup di dalamnya.
Gedung menjualang tinggi Terlihat Bagus, Hutan kita Hangus??????
Di era yang semakin modern ini banyak kita temui proyek-proyek pembuatan gedung-gedung pencakar langit di kota maupun di daerah perdalaman. Terkadang kita merasa bangga akan megah dan bagusnya gedeng-gedung itu di buat, padahal ada banyak mahluk yang kehilangan tempat tinggal bahhkan mati akibat pembangunana ini. Apakah kita pernah memikirkan tentang hal itu????
Korban dari hal yang sering kita banggakan itu adalah mahluk yang berperan penting bagi kehidupan kita dan kehidupan mahluk lain bahkan bagi kehidupan seluruh mahlu bumi. Siapakah dia????. Ya, benar sekali, “Hutan” adalah korban dari apa yang sering kita banggakan itu, sekarang makin rusak dan makin sedikit jumlahnya di permukaan bumi. Dampak dari itu tidaklah sedikit yang merasakannya. Bencana, kerusakan bahkan kematian yang di alami mahluk lain.
Tanah longsor, banjir, punahnya habitat hewan dan tumbuhan, dan yang lebih buruk lagi adalah makin buruknya global warming yang di alami oleh seluruh mahluk yang ada di bumi. Kenapa saya bisa mengatakan seperti itu karena saya sendiri merasakan perubahan yang sangat signifikan dari beberapa tahun yang lalu. Mulai dari cuaca yang tidak beraturan yang dimana dulu mulai dari bulan September sampai april itu adalah musim penghujan. Sedangkan bulsn Mai sampai agstus itu musim kemarau. Tapi apa yang terjadi sekarang, pada siang hari panas mencengat, dan di sore harinya hujan deras dan angin ribut. Itu membuktikan bahwa bumi protes, menunjukan ketidak adilan terhadapnya. Pertanyaannya sekarang apakah kita sadar akan hal itu?
Hal yang mungkin kita bisa lakukan adalan menanam kembali hutan yang telah kita rebut fungsi dan kegunaanya. Menggunakan lahan-lahan kosong untuk penghijauan agar makin mengurangi dampak dari global warming dan berhenti dalam merusak ekosistem alam, karena kalau bukan kita siapa lagi?



REFERENSI 
http://fik.unissula.ac.id
http://irfanramadhan4.wordpress.com/2010/10/23/keterbatasan-kemampuan-manusia/
http://alf14n08.wordpress.com/2011/11/12/keterbatasan-kemampuan-manusia/

Itulah beberapa fakta bahwa sesungguhnya manusia adalah mahluk yang mempunyai banyak keterbatasan yang artinya perlu bantuan untuk bisa melakuakan sesuatu atau sering kita artikan sebagai mahluk sosial. Tidak pantaslah kita memiliki sifat sombong akan hal yang kita sadari merugikan mahluk lain. Kenapa itu terjadi?????. Berdasarkan saya, itu terjadi karena kita kurang bersyukur atas apa yang telah kita dapatkan saat ini dan menutup mata akan kepentingan mahluk lain. Inilah sifat yang harus kita hindari agar terciptanya keseimbangan antara manusia dengan alam dan mahluk sekitarnya. Dan harus kita ingat, kita semua sama-sama mahluk Allah SWT yang mempunyai hak yang sama untuk menggunakan apa yang ada di bumi tempat kuita berada. Bukan MEREBUT sebanyak-banyaknya apa yang ada di bumi, Tapi MEMELIHARA, MENJAGA, dan MELESTARIKAN apa yang ada di bumi agar kita semua hidup dengan keseimbangan yang merata.


 

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © xeroct xentral - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -